JawaPos.com - Krisis sampah yang terjadi di Rusunawa Perkampungan Industri Kecil (PIK) Kelurahan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, telah menjadi masalah serius yang mengganggu kenyamanan warga. Kondisi tersebut mencapai tingkat yang cukup parah, di mana bau menyengat dari tumpukan sampah mampu menjalar hingga lantai 12 gedung rusunawa, mengganggu aktivitas sehari-hari dan kualitas udara di sekitar kawasan.
Menanggapi permasalahan tersebut, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin telah mengambil langkah responsif dengan menyusun berbagai solusi. Salah satu langkah utama yang akan dilakukan adalah memindahkan tempat pembuangan sampah (TPS) yang ada di kompleks Rusunawa PIK. Pengumuman ini disampaikannya setelah melakukan pemeriksaan langsung bersama Gubernur Jakarta Pramono Anung di Taman Gapura Muka Cakung.
"Untuk sampah yang di Rusun jadi nanti lokasi tersebut tidak dijadikan tempat pembuangan sampah lagi, tapi akan dialihkan ke tempat yang terdekat dan kita sudah menemukan lokasinya," jelas Munjirin, Selasa (6/1).
Meskipun demikian, detail mengenai lokasi baru TPS belum diumumkan secara lengkap. Hanya diketahui bahwa terdapat dua calon lokasi pemindahan yang berada di wilayah Kecamatan Cakung.
Selain pemindahan TPS, bekas lokasi pembuangan sampah di rusunawa akan mendapatkan penataan ulang. Rencana yang disusun adalah untuk menimbun area tersebut dengan tanah merah dan melakukan penghijauan melalui penanaman berbagai jenis tanaman.
Hal ini selaras dengan visi Gubernur Jakarta Pramono Anung yang telah mencanangkan upaya menjadikan Jakarta sebagai kota yang lebih hijau dan nyaman bagi seluruh penghuninya.
Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, semua ruang yang memiliki potensi akan dimanfaatkan secara optimal, baik berupa pembangunan vertical garden, rain garden, maupun fasilitas publik lainnya. Contoh nyatanya adalah pembangunan Taman Gapura Muka Cakung yang baru saja diperiksa.
"Tetapi saya juga meminta kepada dinas terkait, dinas pertamanan dan juga para Wali Kota harus ada happeningnya, bahkan kalau perlu di bawah jalan tol yang begini kita buatinlah sarung tinju orang untuk latihan bertinju, skateboard dan sebagainya, supaya orang di Jakarta itu penuh kenyamanan," ujar Pramono Anung.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi