Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Gubernur Pramono Anung Optimistis Bank Jakarta Bisa IPO pada Tahun Depan

Masria Pane • Senin, 26 Januari 2026 | 09:55 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan keterangan pada rapat kerja Bank Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan keterangan pada rapat kerja Bank Jakarta.

JawaPos.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis Bank Jakarta dapat melantai di bursa melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) tahun depan. Optimisme itu disampaikannya setelah beberapa kali mendorong bank milik Pemprov DKI untuk segera IPO. Terakhir, pada saat rapat kerja Bank Jakarta di Hotel Pullman, Jakarta Barat.

''Untuk menjadi bank IPO, corporate culture itu harus betul-betul dibentuk dan menjadi bagian inheren (kesatuan, Red) dari perusahaan,'' terangnya. 

Menurut dia, budaya kerja harus dibangun sejak dini dan melekat pada seluruh insan Bank Jakarta. Corporate culture yang kuat akan menentukan arah perusahaan, kualitas kinerja, serta daya saing, terutama dalam menghadapi tuntutan transparansi sebagai perusahaan publik.

Selain budaya kerja, Pramono menekankan pentingnya membangun teamwork yang efektif dengan mengedepankan pola kerja work smart. Dia menilai, industri perbankan menuntut ketepatan, efisiensi, dan kecermatan dalam pengambilan keputusan.

''Saya menyarankan karena ini dunia perbankan, tidak perlu terlalu work hard, tetapi harus work smart,'' tambahnya.

Menurut Pramono, teamwork yang cerdas, disiplin, dan ditopang budaya organisasi yang kuat akan mendorong transparansi dalam proses pengambilan keputusan. Dengan demikian, potensi sengketa, intrik, maupun kepentingan personal dapat diminimalkan. Dia juga menyarankan manajemen Bank Jakarta mengedepankan profesionalisme melalui peningkatan efisiensi dan pemangkasan birokrasi. 

Tidak hanya itu, dengan penguatan teamwork, transparansi, debirokratisasi, serta kemampuan problem solving, Pramono optimistis Bank Jakarta siap melangkah ke pasar modal. “Saya yakin mudah-mudahan tahun depan Bank Jakarta sudah IPO, menjadi milik publik, dipercaya publik, dan teamwork-nya semakin solid serta berorientasi memberi kontribusi bagi Jakarta,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo menuturkan, kesiapan manajemen untuk menindaklanjuti arahan Pramono segera IPO terus dimatangkan. Menurutnya, Bank Jakarta telah menyiapkan tiga inisiatif strategis sepanjang 2026 guna memperkuat fundamental perusahaan dan meningkatkan kepercayaan investor.

Inisiatif pertama, pembangunan infrastruktur teknologi informasi melalui pengembangan dua data center modern, perbaikan sistem inti perbankan, serta penguatan keamanan siber yang ditargetkan rampung pada September 2026. Sementara inisiatif kedua, pengembangan aplikasi mobile banking generasi baru yang dirancang lebih aman, cepat, dan efisien sesuai kebutuhan masyarakat Jakarta. 

''Aplikasinya, kami targetkan diluncurkan pada Juni 2026 setelah memenuhi seluruh ketentuan regulator,'' katanya.

Adapun inisiatif ketiga difokuskan pada penguatan portofolio produk melalui persiapan peluncuran Kartu Kredit Bank Jakarta yang diharapkan menjadi sumber pendapatan baru sekaligus melengkapi ekosistem transaksi nasabah.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#bank jakarta