Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Tren Brewek Kartu Pokémon di Indonesia: Dari Hobi Jadi Peluang Cuan

Muhammad Irfan Hidayat • Minggu, 12 April 2026 | 15:49 WIB
Fenomena “brewek” kartu Pokémon tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan anak muda Indonesia. (Getty Images)
Fenomena “brewek” kartu Pokémon tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan anak muda Indonesia. (Getty Images) 

JawaPos.com - Fenomena “brewek” kartu Pokémon tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan anak muda Indonesia. Aktivitas membuka dan memainkan kartu dari Pokémon ini kembali naik daun, bukan hanya sebagai hiburan semata, tetapi juga mulai dilirik sebagai peluang ekonomi yang menjanjikan. Tren ini bahkan semakin ramai sejak viral di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

Istilah “brewek” sendiri merujuk pada aktivitas membuka booster pack kartu secara santai bersama teman, yang menghadirkan sensasi kejutan di setiap kartu yang didapat. Momen ini sering dibagikan di platform seperti TikTok dan Instagram, sehingga menarik banyak orang untuk ikut mencoba. Sensasi dapet kartu langka menjadi daya tarik utama yang bikin ketagihan.

Secara global, popularitas kartu Pokémon memang tidak pernah benar-benar hilang. Sejak diperkenalkan oleh Nintendo pada akhir 1990 an, kartu ini sudah menjadi bagian dari budaya pop dunia. Bahkan hingga sekarang, permintaan terhadap kartu Pokémon terus meningkat di berbagai negara.

Baca Juga: Konseran Gratis di Malam Minggu, Halal Bihalal Jakarta 2026 di Kota Tua Dimeriahkan Cakra Khan hingga Pasming Based

Lonjakan tren ini semakin terasa sejak pandemi COVID-19, ketika banyak orang kembali ke hobi lama. Kartu Pokémon menjadi salah satu pilihan karena menghadirkan nostalgia sekaligus potensi nilai ekonomi. Tidak sedikit kolektor lama yang kembali aktif, ditambah generasi baru yang ikut meramaikan pasar.

Di Indonesia, tren ini berkembang cukup pesat. Komunitas kolektor mulai bermunculan, baik di dunia maya maupun pertemuan langsung. Aktivitas seperti tukar kartu, jual beli, hingga “brewek bareng” menjadi kegiatan yang makin populer di kalangan anak muda.

Menariknya, nilai kartu Pokémon tidak bisa dianggap remeh. Beberapa kartu langka bahkan bisa dijual dengan harga fantastis. Berdasarkan data lelang internasional, kartu “Pikachu Illustrator” pernah terjual hingga sekitar 16,5 juta dolar AS atau setara ratusan miliar rupiah, menjadikannya kartu Pokémon termahal di dunia.

Tak hanya itu, kartu klasik seperti Charizard edisi pertama juga bisa mencapai ratusan ribu dolar atau miliaran rupiah tergantung kondisi dan kelangkaannya. Ini menunjukkan bahwa kartu Pokémon bukan sekadar permainan, tetapi sudah masuk ke ranah koleksi bernilai tinggi.

Baca Juga: Surga Seafood Segar di Jakarta Utara: Intip Pasar Ikan Modern Muara Baru

Faktor yang memengaruhi harga pun beragam, mulai dari kondisi kartu, tingkat kelangkaan, hingga sertifikasi grading. Lembaga seperti PSA (Professional Sports Authenticator) berperan penting dalam menentukan nilai kartu. Kartu dengan grade tinggi bisa melonjak jauh lebih mahal dibandingkan kartu biasa.

Di sisi lain, tren ini juga semakin berkembang karena pengaruh konten kreator. Banyak YouTuber dan influencer yang membagikan pengalaman membuka kartu Pokémon, sehingga memicu rasa penasaran audiens. Konten seperti ini sering kali viral dan membuat tren “brewek” semakin meluas.

Bagi yang ingin ikut mencoba, kartu Pokémon kini cukup mudah ditemukan di Indonesia. Kamu bisa membelinya melalui marketplace seperti Tokopedia dan Shopee. Selain itu, toko hobi seperti Toys Kingdom atau toko mainan lainnya juga menyediakan berbagai pilihan kartu, mulai dari yang murah hingga koleksi langka.

Event komunitas juga menjadi tempat menarik untuk ikut merasakan serunya tren ini. Selain bisa berburu kartu, kamu juga bisa bertemu sesama kolektor dan bertukar pengalaman. Di sinilah biasanya momen “brewek bareng” jadi lebih hidup dan seru.

Meski begitu, penting untuk tetap bijak dalam mengikuti tren ini. Harga kartu bisa naik turun tergantung pasar, sehingga tidak semua kartu akan menghasilkan keuntungan. Memahami dasar-dasar koleksi menjadi langkah penting sebelum terjun lebih jauh.

Baca Juga: Hindari Macet! Begini Cara Mudah ke Halal Bihalal Jakarta 2026 Pakai Transportasi Umum 

Namun dibalik itu semua, tren brewek kartu Pokémon tetap menawarkan pengalaman yang unik. Ada sensasi, ada nostalgia, dan ada peluang yang terbuka lebar. Tidak heran jika tren ini terus berkembang dan menarik perhatian banyak orang.

Buat kamu yang masih ragu, mungkin ini saat yang tepat untuk mulai mencoba. Cukup beli satu booster pack, rasakan sendiri sensasi “brewek”, dan siapa tahu kamu beruntung mendapatkan kartu langka. Dari yang awalnya cuma iseng, bukan tidak mungkin kamu justru menemukan hobi baru atau bahkan peluang cuan yang nilainya bisa jauh lebih besar dari yang dibayangkan.

Editor : Bintang Pradewo
#cuan #pokemon #kartu pokemon