Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Dari Diet ke Daily Habit: Rebus-Rebusan Jadi Pilihan Baru Gen Z

Muhammad Irfan Hidayat • Minggu, 3 Mei 2026 | 15:39 WIB
Di tengah maraknya konten “clean eating” dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga tubuh, menu sederhana seperti rebus-rebusan justru naik daun dan jadi pilihan favorit. (Istimewa)
Di tengah maraknya konten “clean eating” dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga tubuh, menu sederhana seperti rebus-rebusan justru naik daun dan jadi pilihan favorit. (Istimewa)

JawaPos.com - Gaya hidup sehat kini bukan lagi sekadar tren sesaat, tapi mulai bertransformasi jadi kebiasaan harian, terutama di kalangan Gen Z. Di tengah maraknya konten “clean eating” dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga tubuh, menu sederhana seperti rebus-rebusan justru naik daun dan jadi pilihan favorit.

Kalau dulu makanan rebus identik dengan menu diet yang hambar dan membosankan, sekarang citranya mulai berubah. Gen Z berhasil mengupgrade rebus-rebusan jadi hidangan yang tetap simpel, tapi enak dan menarik. Dengan tambahan saus, sambal, atau bumbu kekinian, makanan yang dulunya dianggap plain kini justru terasa lebih fleksibel dan bisa disesuaikan selera.

Perubahan ini juga gak lepas dari pengaruh media sosial. Konten tentang meal prep sehat, mukbang versi clean, sampai rekomendasi menu rebus-rebusan makin sering bermunculan. Visual yang estetik bikin makanan ini jadi lebih relatable dan menggugah selera, terutama buat Gen Z yang dekat dengan tren digital.

Baca Juga: Tiffney Tyara Setyoko Raih Juara Terbaik 1 PILMAPRES LLDIKTI Wilayah III 2026, Siap Melaju ke Tingkat Nasional

Di balik popularitasnya, rebus-rebusan memang punya banyak manfaat. Metode memasak dengan cara direbus dikenal lebih sehat karena tidak memerlukan tambahan minyak atau lemak, sehingga kalori tetap terjaga dan lebih ringan untuk tubuh. Selain itu, beberapa makanan yang direbus juga tetap mempertahankan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh.

Manfaat lainnya, makanan rebus cenderung rendah kalori tapi tetap mengenyangkan. Misalnya, kentang rebus mengandung serat dan karbohidrat kompleks yang bisa membuat kenyang lebih lama. Begitu juga dengan telur rebus yang tinggi protein, cocok untuk menambah energi sekaligus menjaga massa otot.

Selain membantu menjaga berat badan, rebus-rebusan juga baik untuk sistem pencernaan. Kandungan serat dalam berbagai bahan makanan seperti sayuran dan umbi-umbian dapat membantu melancarkan pencernaan dan menjaga kesehatan usus.

Baca Juga: Kue Basah Naik Kelas, Jajanan Pasar Hadir dalam Versi Modern dan Premium

Menariknya, tren ini juga didukung oleh faktor ekonomi. Di tengah kondisi harga makanan yang semakin beragam, rebus-rebusan jadi pilihan yang relatif murah dan terjangkau. Bahan-bahannya mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket dengan harga yang ramah di kantong, sehingga cocok untuk pelajar dan mahasiswa.

Lalu, apa saja contoh makanan yang biasanya masuk kategori rebus-rebusan? Cukup beragam dan dekat dengan keseharian. Mulai dari telur rebus, kentang rebus, hingga ubi rebus yang kini kembali populer sebagai camilan sehat. Selain itu, ada juga jagung rebus, singkong rebus, serta berbagai sayuran seperti wortel, brokoli, dan bayam. Untuk sumber protein, pilihan seperti ayam rebus dan seafood juga sering jadi menu andalan.

Menariknya, makanan-makanan ini gak cuma sehat tapi juga fleksibel. Bisa dijadikan menu diet, camilan, bahkan makanan utama sehari-hari. Ditambah lagi, proses memasaknya yang simpel membuat rebus-rebusan jadi solusi praktis di tengah gaya hidup Gen Z yang serba cepat.

Tren ini juga menunjukkan adanya pergeseran pola pikir. Kalau dulu makan enak identik dengan gorengan atau fast food, sekarang definisinya mulai berubah. Makanan yang sederhana, bersih, dan menyehatkan justru dianggap lebih worth it untuk jangka panjang.

Di sisi lain, rebus-rebusan juga sejalan dengan konsep self-care yang makin populer. Bagi Gen Z, menjaga pola makan adalah bagian dari merawat diri, bukan sekedar ikut tren, tapi bentuk kesadaran akan kesehatan tubuh.

Rebus-rebusan sekarang bukan lagi sekadar alternatif diet, tapi sudah berkembang jadi daily habit. Simpel, sehat, terjangkau, dan tetap bisa dinikmati,itulah alasan kenapa makanan ini semakin dilirik dan bertahan sebagai bagian dari gaya hidup Gen Z masa kini.

Editor : Bintang Pradewo
#gen z #diet #daily habit #rebusan