JawaPos.com – Selain spot makanan viral yang kekinian, Jakarta juga mempunyai banyak titik lain, tempat kuliner legendaris berada. Lebih dari pusat keramaian sesaat, tempat-tempat tersebut telah bertahan melalui perubahan zaman, generasi, hingga perkembangan teknologi. Keberadaannya menjadi bukti keberhasilan untuk konsisten hingga kini.
Di media sosial, lokasi kuliner legendaris yang viral umumnya berada di kawasan Glodok, Senen, Melawai, atau Blok M. Padahal, Jakarta menyimpan lebih banyak titik kuliner lawas yang tersebar di berbagai sudut kota. Berikut ini adalah 7 lokasi yang bisa menjadi destinasi wisata kuliner legendaris Jakarta.
-
Pasar Baru, Jakarta Pusat
Pasar Baru merupakan salah satu titik di Jakarta yang sudah ada sejak 1820, menjadikannya lokasi yang sesuai untuk berburu kuliner legendaris. Beberapa yang sudah cukup dikenal karena sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu, antara lain Bakmi Gang Kelinci, Bakmi Aboen, Bakso Metro, dan Cakue Ko Atek. Selain itu, ada juga Restoran Tropic yang sudah ada sejak 1950 an dan dikenal karena menu Es Krim Tropik mereka.
-
Pasar Jatinegara, Jakarta Timur
Pasar yang juga dikenal dengan nama Pasar Mester atau Meester Cornelis sejak era kolonial Belanda ini telah berkembang pesat sejak 1770-an. Lokasi ini terkenal karena telah menjadi pusat perbelanjaan untuk banyak kebutuhan, termasuk kuliner. Di lokasi ini, pengunjung bisa menemukan berbagai kuliner legendaris yang sudah ada bahkan dari tahun 50an, seperti Gado-Gado Encim, Toko Kue Yinsi, Gelora Bakery, dan Siomay Wawa.
-
Rawamangun, Jakarta Timur
Meskipun Rawamangun belum banyak dibahas sebagai lokasi berburu makanan legendaris, di kawasan ini terdapat beberapa spot kuliner yang namanya sudah tidak asing lagi. Mulai dari Seafood Tiga Dara, Pondok Ayam Goreng H. Halim, hingga kios Bakso Gepeng Pak Jangkung. Pengunjung juga bisa menikmati Bakmi Tasik, Soto Bogor, atau Ketupat Sayur Padang yang sudah jarang ditemui di tempat lain.
-
Kemayoran, Jakarta Pusat
Nama Kemayoran lebih banyak dikenal sebagai lokasi penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta (PRJ). Namun, wisata kuliner di Kemayoran tidak sebatas saat PRJ, terdapat kuliner yang telah menjadi ikon tempat ini sejak lama, yaitu Ketan Susu Kemayoran dan Bakso Pak Pur. Ketan Susu Kemayoran sudah berdiri sejak tahun 1958 dan menjadi spot wajib di Kemayoran.
-
Bendungan Hilir, Jakarta Pusat
Kawasan Benhil merupakan kulineran populer di Jakarta Pusat, terlebih waktu Ramadhan. Meskipun begitu, pengunjung tidak hanya bisa menikmati kuliner modern, terdapat beberapa hidangan legendaris yang sulit ditemukan di tempat lain. Kamu bisa menjumpai Bopet Mini, tempat yang menyajikan makanan khas Minang dan sudah berdiri sejak 1982.
-
Tebet, Jakarta Selatan
Kawasan yang terkenal sebagai area nongkrong anak muda ini juga memiliki spot yang sudah berdiri dari beberapa dekade lalu. Soto Betawi H. Husein yang ada sejak tahun ‘75 dan Soto Gebrak Cak Anton menjadi dua diantaranya. Selain itu, terdapat Warteg Warmo yang menjual berbagai menu lauk pauk warteg sejak tahun 1969 dan buka 24 jam.
-
Pondok Pinang, Jakarta Selatan
Tak jauh dari lokasi Mall Pondok Indah, terdapat beberapa destinasi kuliner yang telah menjadi langganan masyarakat sekitar. Soto Betawi Sambung Nikmat H. Ridwan merupakan yang paling terkenal, didirikan pada 1987, kini tempat itu menjadi ikon kawasan Pondok Pinang. Terdapat pula spot kaki lima, Mie Ayam Pak Gepeng yang banyak disukai karena rasanya enak dan harganya terbilang cukup murah.
Jika dirincikan, Jakarta masih punya banyak area kuliner yang seakan telah menjadi legenda. Sayangnya, tempat-tempat tersebut seringkali luput dari kamera media sosial karena lokasinya yang kurang strategis, seperti di dalam gang, pasar, maupun perumahan. Terlepas dari popularitasnya, eksistensi kuliner yang telah puluhan tahun berdiri bukan hanya karena nama besar, tapi juga konsistensi kualitas yang dibawa pada pelanggan.
Editor : Bintang Pradewo