Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan Olahraga

Melihat Public Piano Pertama di Stasiun KRL Indonesia

Tazkia Royyan Hikmatiar • Rabu, 15 Juli 2026 | 18:49 WIB
Public piano pertama di stasiun kereta Indonesia yang ada di Stasiun BNI City (Royyan/JawaPos.com)
Public piano pertama di stasiun kereta Indonesia yang ada di Stasiun BNI City (Royyan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Sebuah piano hitam mengilap tampak menawan teronggok di dekat gerbang tapin Stasiun BNI City. Dengan dihalangi tiang-tiang pembatas berwarna emas dan sebuah pohon dari pot kecil, piano itu tampak semakin elegan.

Lalu lalang di Stasiun BNI City terbilang cukup lengang sekitar pukul 12 siang ini. Public piano pertama yang ada di stasiun Indonesia itu tak banyak pengunjungnya. Beberapa orang bahkan tampak tak sadar dengan posisinya yang cukup menjorok

Sebagai stasiun KRL sekaligus KA Bandara, suasana di Stasiun BNI City siang hari memang tak seramai stasiun KRL lainnya mengingat stasiun ini berdekatan juga dengan Stasiun Sudirman.

Hal itu membuat public piano itu hingga pukul 13.30 WIB siang ini pun masih teronggok begitu saja. Lalu-lalang orang tak begitu memperhatikan.

Salah satu petugas penjaga gerbang tapin di Stasiun BNI City mengatakan bahwa memang tak banyak yang memainkan public piano itu dalam sehari. Hanya dalam jam tertentu tuts-tuts piano itu menimbulkan nada.

"Biasanya sih siang gini habis zuhur ada. Terus sore pas orang pulang, lebih banyak itu malem jam delapanan," tuturnya saat ditemui JawaPos.com, Senin (13/7).

Namun begitu, public piano Clavinova itu standby terus di dekat gerbang tapin dalam keadaan terawat, tak berdebu. Semua orang tanpa terkecuali boleh memainkannya.

"Tinggal bilang aja ke petugas yang jaga. Nanti kita bantu nyalain," ucapnya.

Pasalnya, daya listrik ke piano itu terkadang dimatikan petugas jika tak banyak yang memainkannya.

 

"Random aja selama ini yang main. Nggak cuma konten kreator. Tapi kebanyakan emang laki-laki, ngolah bakat kali," ucap penjaga gerbang tapin itu lagi.

Di sisi lain, Rohmat, 29, mengaku tak menyadari adanya public piano di Stasiun BNI City. Ia juga tak tertarik memainkannya.

"Ya nggak bisa juga main piano," ucapnya sambil tertawa.

Namun begitu, ia mengaku akan senang jika ada orang yang membunyikan sebuah lagu dari public piano itu.

"Kan jadi kayak konten-konten di luar negeri gitu, ya," tuturnya.

Rohmat berharap ada promosi yang lebih gencar untuk membuat public piano itu jadi lebih banyak peminatnya, meski tidak di jam-jam padat.

Editor : Bintang Pradewo
stasiun krl piano