JawaPos.com – Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang melakukan kegiatan bersih pantai dalam Gerakan Gebyar Sapta Pesona Pantai Anyer Kabupaten Serang, di lapangan Marbella Terra, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Sabtu (18/10). Dalam kegiatan ini, Pemprov Banten melalui Dinas Kesehatan Provinsi Banten memberikan layanan cek kesehatan gratis (CKG) kepada para peserta dan masyarakat sekitar.
Untuk memperlancar layanan cek kesehatan gratis tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Banten menurunkan sejumlah anggota tim medis dan mobil ambulans. Secara teknis, para petugas kesehatan ini berkoordinasi dengan petugas medis Puskesmas Anyer. Selama acara, para anggota tim medis memeriksa kesehatan 155 warga sekitar.
Acara bebersih pantai ini berlangsung lancar di 3 lokasi pantai, yaitu Pantai Paku Pangaradan, Pantai 234, dan Pantai Marbella Terra.
Berdasarkan laporan tertulis panitia kegiatan Gerakan Sapta Pesona (Bersih-bersih Pantai Anyer), Gerakan Sapta Pesona merupakan salah satu program nasional yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, bersih sejuk, indah, ramah, dan kenangan di destinasi wisata.
Karena itu, dalam rangka mewujudkan hal tersebut, Dinas Pariwisata Provinsi Banten melaksanakan kegiatan Bersih-Bersih Pantai sebagai implementasi nyata dari nilai-nilai Sapta Pesona, khususnya unsur Bersih dan Indah.
Kegiatan tersebut sengaja dilakukan di kawasan wisata Pantai Anyer, Kabupaten Serang, sebagai salah satu destinasi unggulan Provinsi Banten. Kegiatan tersebut diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dan para pelaku wisata terhadap pentingnya menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan destinasi wisata.
Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan bisa menumbuhkan semangat gotong royong antar pemangku kepentingan dalam menjaga lingkungan wisata, serta menjadikan Pantai Anyer sebagai contoh penerapan nilai Sapta Pesona di destinasi wisata unggulan Banten.
Kegiatan Gerakan Sapta Pesona tersebut dilakukan antusias oleh 450 peserta, yang berasal dari para pelajar dan mahasiswa, guru, jajaran Dinas Pariwisata Provinsi Banten dan Kabupaten Serang, serta sejumlah pihak lainnya.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi