JawaPos.com - Tawuran antarwarga kembali pecah di Manggarai, Jakarta Selatan pada Kamis (14/8). Polisi menyebutkan pelaku tawuran itu merupakan sesama warga Manggarai. Yakni, RW 04 dan RW 12 Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan pada petang hari.
Atas kondisi itu, Gubernur DKI Pramono Anung menuturkan, tawuran di Manggarai itu merupakan persoalan yang berulang. Menurut dia, ada pihak yang sengaja membuat tawuran itu berlangsung dan kemudian viral.
''Tawuran ini adalah persoalan yang sekarang terus terang masih sering terjadi. Kami melihat, menduga, memang ada beberapa tawuran yang terjadi, semacam memang sengaja diviralkan dibuat videonya, dibuat kontennya,'' ujar Pramono usai melantik 42 Paskibraka yang akan bertugas sampai 1 Juni 2026, mendatang.
Sebagai langkah antisipasi, Pramono sudah memerintahkan Satpol PP berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Utamanya, dalam mencari pihak-pihak yang menjadikan tawuran itu menjadi konten media sosialnya.
''Nah untuk itu, kami dengan Satpol PP dan tentunya dengan aparat penegah hukum meminta bahwa siapapun yang melakukan, mengontenkan ini tentunya harus kita cari bersama-sama dan harus diambil tindakan. Jadi, secara jujur memang, dan aparat sendiri juga, Satpol PP sendiri sudah memberikan laporan kepada kami, memang ada yang mengkontenkan,'' kata Pram.
Saat ditanyakan terkait program Manggarai Bershalawat, Pram tidak menjawabnya. ''Pertanyaan lain,'' pungkasnya.
Sebagai informasi, Pramono sebelumnya menyebutkan, untuk mengatasi aksi tawuran di Manggarai dengan Program Manggarai Bershalawat. Manggarai Bershalawat itu akan disiapkan sebagai wadah masyarakat untuk berdiskusi menyelesaikan masalah tawuran yang sudah menjadi tradisi turun-menurun antargenerasi di wilayah Manggarai.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi