Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel Heru Sudarmanto menyebut, sektor bioskop dan restoran menjadi penyumbang tertinggi angka kunjungan wisata. Tercatat ada 456.796 kunjungan ke bioskop dan 440.144 ke restoran.
Sementara itu, jumlah kunjungan ke hotel mencapai 153.936 orang, karaoke 49.785 orang, serta spa dan massage sebanyak 24.794 kunjungan. "Angka ini menunjukkan bahwa sektor hiburan dan kuliner masih menjadi daya tarik utama di Tangsel," kata Heru, Selasa (23/9).
Guna mendorong lonjakan wisatawan di tahun mendatang, Dinas Pariwisata Kota Tangsel telah meluncurkan Calendar of Event (CoE) 2025. Agenda ini memuat deretan event sepanjang tahun, mulai dari kegiatan musik, lomba lari, hingga festival batik.
"CoE 2025 disusun secara sistematis dengan jadwal yang telah ditentukan sejak awal tahun, sehingga memudahkan masyarakat mengakses informasi event yang diminati," terangnya.
Tak hanya mengandalkan event, Dinas Pariwisata juga tengah gencar menjalankan program edukatif bertajuk Edutrip. Program ini merupakan paket wisata kolaboratif yang ditujukan bagi pelajar dari jenjang TK hingga perguruan tinggi.
"Edutrip ini bertujuan mengenalkan sejarah dan potensi wisata yang ada di Kota Tangsel. Kita ingin pelajar paham, bukan hanya sekadar berkunjung tapi tahu latar belakang dan makna wisatanya," imbuh Heru.