"Sebagai bentuk apresiasi kepada TNI yang selama ini menjaga bangsa ini, maka 5 Oktober, semua transportasi yang dikelola Pemprov DKI, bayarnya Rp 80," terangnya.
Mulai dari MRT Jakarta, Transportasi Jakarta (TJ), hingga LRT Jakarta. Apresiasi itu, lanjutnya, diberikan karena TNI selama ini sudah mengawal bangsa dengan baik.
Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan itu juga menyampaikan bahwa kegiatan publik akan tetap berlangsung pada perayaan itu. Utamanya, hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau yang dikenal car free day (CFD).
"Kami sudah berkonsultasi dengan Pangdam Jaya. Pada hari itu (HUT TNI, Red), CFD tetap diadakan sesuai arahan Mabes TNI," jelasnya.
Baca Juga: Pastikan Proyek MRT Masih Dalam Studi Kelayakan, Wali Kota Tangsel: Masih Tahap Awal
Dia berharap, selain memeriahkan HUT TNI, kebijakan itu bisa memberikan banyak manfaat kepada masyarakat luas.
Tidak hanya itu, Pramono juga menyampaikan impiannya untuk mewujudkan Jakarta kota global yang inklusif, berbudaya, dan peringkatnya di tingkat dunia.
"Rankingnya selalu naik, tidak lagi 74. Mudah-mudahan, dibawah (peringkat) 50 dalam waktu dekat ini. Dan ini peran pemuda sangat besar sekali," tambahnya.