Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Brantas Abipraya Rehabilitasi Dua Masjid dan Relokasi Dua Sekolah Pascabencana Sumatera Barat

Ilham Dwi Ridlo Wancoko • Jumat, 30 Januari 2026 | 16:43 WIB
PT Brantas Abipraya merehabilitasi masjid sekolah di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
PT Brantas Abipraya merehabilitasi masjid sekolah di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

JawaPos.com - BUMN Karya terus berkontribusi dalam penanganan bencana di Sumatera Barat (Sumbar). Salah satunya seperti yang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya. Mereka terlibat dalam rehabilitasi dua masjid dan pembangunan dua sekolah di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Pelaksana Lapangan Brantas Abipraya, Ade Ibnu Yasri, menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melaksanakan pembangunan dan rehabilitasi fasilitas umum berupa masjid dan sekolah di wilayah terdampak bencana.

Ada dua masjid yang dikerjakan dengan skema rehabilitasi. Salah satunya adalah Masjid Taqwa yang mengalami kerusakan kategori sedang. Ia menegaskan bahwa struktur bangunan masjid tidak terdampak secara signifikan oleh bencana, sehingga pekerjaan difokuskan pada rehabilitasi arsitektural.

Photo
Photo

“Untuk Masjid Taqwa, yang kita kerjakan adalah perbaikan dinding, peningkatan restorasi, serta pembersihan lumpur di sekitar masjid. Kemarin juga sudah kita rencanakan penggunaan alat berat Java Factor PC 200 untuk pembersihan lumpur,” ujar Ade.

Area sekitar masjid yang terdampak ringan dan dikerjakan secara swadaya oleh warga. Brantas Abipraya  membantu pembersihan sisa-sisa material akibat bencana, termasuk pekerjaan pembersihan lahan, pengecatan, serta perbaikan ringan lainnya.

“Kita fokuskan agar masjid bisa digunakan dengan aman dan layak oleh masyarakat saat Ramadan nanti,” tambahnya.

Terkait target waktu, Ade menjelaskan, proses rehabilitasi telah berjalan selama dua minggu dan ditargetkan selesai sebelum Ramadan. Pekerjaan yang dilakukan hanya pada bagian-bagian yang terdampak langsung oleh bencana, tanpa melakukan rehabilitasi total bangunan.

Baca Juga: Jalankan Instruksi Menteri PU, HKI Siap Buka Jalan Lembah Anai 24 Jam untuk Lebaran

Sementara itu, untuk sektor pendidikan, terdapat dua sekolah yang juga menjadi perhatian. Kondisi kedua sekolah tersebut mengalami kerusakan berat dan berada di zona merah. Karena itu, tidak bisa dibangun kembali di lokasi semula.

Bangunannya akan kita relokasi. Saat ini lahan masih dalam proses pengurusan izin administrasi. Setelah  selesai, pembangunan akan langsung dilakukan oleh Kementerian PU,” jelas Ade.

Sementara itu, pengurus Masjid Taqwa Muhammadiyah, Palembayan, Agam, Suarto Khatib Basa menceritakan kondisi masjid saat bencana galodo melanda wilayah tersebut.

Suarto mengisahkan, bencana terjadi pada Kamis, 27 November, sekitar pukul 17.15 WIB. Saat itu, Masjid Taqwa Muhammadiyah mengalami kerusakan yang cukup memprihatinkan. Banjir dan material lumpur menerobos masuk ke dalam area masjid.

Kayu-kayu dan lumpur masuk ke dalam masjid. Karpet serta perlengkapan masjid  terendam banjir,” ujar Suarto.

Kondisi tersebut membuat aktivitas ibadah terganggu. Karena itu, Suarto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama PT Brantas Abipraya yang telah memberikan bantuan rehabilitasi.

“Alhamdulillah, kami telah dibantu untuk perbaikan dinding masjid dan Insya Allah  dilanjutkan dengan pekerjaan plafon,” katanya.

Suarto mengungkapkan bahwa masjid ini memiliki rencana pengembangan menjadi bangunan dua lantai. Hal itu sesuai dengan harapan jamaah dan pengurus masjid. Ia juga menyampaikan bahwa saat ini masjid belum sepenuhnya memiliki identitas bangunan yang layak, termasuk pemasangan papan nama masjid.

“Atas nama pengurus dan seluruh jamaah Masjid Taqwa Muhammadiyah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Kementerian PU atas bantuan yang telah diberikan. Mudah-mudahan semua bantuan ini menjadi amal ibadah bagi semua pihak yang terlibat,” terangnya. (idr/oni)

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#kementerian pekerjaan umum