JawaPos.com - Jusuf Kalla Library di kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) diklaim jadi perpustakaan termegah di Jabodetabek. Ternyata di dalamnya masih banyak rak buku yang kosong. Rektorat UIII membuka pintu selebar-lebarnya untuk donasi buku dari masyarakat.
Informasi layanan donasi buku itu disampaikan langsung oleh Rektor UIII Prof. Jamhari di sela penerimaan donasi buku dari Read Japan Project (25/2). Jamhari menjelaskan kapasitas perpustakaan mereka adalah 180 ribu eksemplar buku. Sementara itu saat ini jumlah koleksi buku mereka baru sekitar 42 ribu buku.
"Jadi kita masih banyak rak-rak buku yang bisa diisi buku-buku donasi masyarakat," katanya. Zamhari menegaskan Jusuf Kalla Library di kampus UIII terbuka untuk umum. Tidak hanya boleh dikunjungi mahasiswa UIII saja. Masyarakat umum saat hari libur banyak yang berkunjung dan membaca buku di perpustakaan berlantai tujuh itu.
Jamhari menyampaikan terima kasih kepada Tokyo Foundation yang berkenan mendonasikan ratusan eksemplar buku. Diantaranya buku tentang ekonomi dan budaya Jepang. Berikutnya dia berharap ada donasi buku-buku bacaan anak-anak dari Jepang untuk perpustakaan kampus UIII.
"Karena kampus ada ruangan khusus untuk perpustakaan anak-anak," kata dia. Para anak-anak itu dibawa oleh orang tua yang sedang mencari literatur. Supaya tidak menganggu, disiapkan khusus ruangan untuk koleksi buku anak-anak. Jamhari mengatakan budaya literasi buku anak-anak di Jepang sangat populer. Termasuk komik atau manga.
Dia berharap ada koleksi buku anak-anak dari Jepang yang dikirim ke Jusuf Kalla Library. Supaya anak-anak semakin betah berlama-lama di perpustakaan kampus UIII. Serta bisa mendekatkan anak-anak dengan bukan sejak usia dini.
Selain itu Jamhari mengatakan perpustakaan mereka menerima donasi buku-buku dari profesor ternama di dunia. "Karena mereka merasa Indonesia punya jasa dalam karir akademiknya," tuturnya. Buku-buku tersebut sangat bermanfaat bagi mahasiswa UIII yang sedang menjalankan studi.
Seperti diketahui, sesuai dengan namanya kampus UIII didominasi mahasiswa asing. Kebanyakan dari negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI). Tujuannya untuk menyebarkan paham Islam moderat khas Indonesia ke penjuru dunia melalui jalur pendidikan.
Editor : Bintang Pradewo