Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Kelenteng Tian Fu Gong Resmi Dibuka pada 17 Mei 2026, Jadi Destinasi Baru Wisata Religi dan Budaya

Deby Alya Ramadhani • Jumat, 22 Mei 2026 | 17:42 WIB
Potret Kelenteng Tian Fu Gong yang berdampingan dengan fasilitas ibadah lainnya (pic by @agungsedayugroupofficial)
Potret Kelenteng Tian Fu Gong yang berdampingan dengan fasilitas ibadah lainnya (pic by @agungsedayugroupofficial)

JawaPos.com – Klenteng Tian Fu Gong di kawasan Riverwalk Island, PIK, Jakarta Utara, resmi dibuka. Acara peresmiannya digelar pada Minggu, 17 Mei 2026. Pembukaan tempat ibadah ini cukup menarik perhatian publik karena arsitektur bangunannya yang megah serta lokasinya yang berada di kawasan kota elit Pantai Indah Kapuk.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, hadir secara langsung untuk meresmikan tempat peribadatan ini. Penyelenggara Agama Buddha Kankemenag Kota Jakarta Utara, Mugiyanto, juga hadir dalam acara ini. Terdapat sekitar 8.000 orang, yang meliputi tokoh lintas agama, jajaran pemerintahan, budayawan, serta umat, yang menyaksikan langsung peresmian klenteng.

Selain diisi dengan pemotongan pita dan penandatangan prasasti, acara ini juga menjadi momen apresiasi kepada Yayasan Sanggar Sinar Suci dan pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan Klenteng Tian Fu Gong. Tempat ini diharapkan menjadi simbol dari keberagaman, persatuan, dan toleransi antarumat beragama yang ada di Jakarta. 

Baca Juga: Indonesia Akan Punya Museum Passport Mulai Juni 2026, Berkunjung ke Museum sambil Koleksi Stempel Khusus

Klenteng Tian Fu Gong, yang berarti “Istana Kemakmuran Agung”, merupakan tempat beribadah bagi umat penganut kepercayaan Tridharma. Meskipun begitu, klenteng ini terbuka juga untuk kunjungan umum. Selain sebagai tempat beribadah, Klenteng Tian Fu Gong juga diharapkan bisa menjadi sarana pendidikan dan pelestarian budaya.

Struktur bangunan utama yang besar dan berbentuk pagoda bertingkat, cukup mencuri perhatian pengunjung. Arsitektur Tionghoa klasik dengan dominasi warna emas dan merah menjadi ciri khas klenteng ini. Detail ornamen seperti naga, lampion, maupun lukisan, bisa ditemukan di setiap sudutnya.

Klenteng Tian Fu Gong memiliki total 12 altar dewa-dewi dengan ukiran dan lukisan mendetail menghiasi interior dalam. Setiap altar memiliki makna, doa, dan harapan yang berbeda-beda. Umumnya, do’a yang dipanjatkan berkaitan dengan perlindungan, kesehatan, rezeki, hingga jodoh.

Altar Yu Huang Da Di menjadi ciri khas yang paling menarik kunjungan. Hal ini karena Klenteng Tian Fu Gong merupakan tempat ibadah pertama di Indonesia yang memiliki altar beserta rupang Yu Huang Da Di. Rupang tersebut juga memiliki ukuran yang besar, tingginya sendiri disebut lebih dari 5 meter.

Baca Juga: Gen Z Run The World! Ini 5 Tren Positif yang Justru Jadi Ajang FOMO Baru Anak Muda

Pihak kelenteng menyediakan buku panduan untuk pengunjung. Buku tersebut berisi penjelasan lengkap mengenai arti dan fungsi dari masing-masing altar dewa dan dewi. Fasilitas ini membantu pengunjung untuk memahami agama sekaligus budaya yang ada terdapat di klenteng.

Kelenteng Tian Fu Gong dibuka untuk kunjungan umum setiap hari. Pengunjung bisa datang mulai jam 07.00 pagi hingga 11.00 malam. Lokasi klenteng ini pun tergolong mudah dijangkau karena berada diantara spot ikonik dan ruang terbuka publik di PIK 2.

Kehadiran Klenteng Tian Fu Gong menambah daftar destinasi wisata religi di Jakarta. Selain itu, lokasinya yang berdekatan dengan Masjid Al-Ikhlas menjadikan PIK sebagai kawasan religi terpadu sekaligus salah satu wujud toleransi dalam keberagaman. 

Editor : Bintang Pradewo
#Kelenteng Tian Fu Gong #kelenteng