JawaPos.com – Aksi unjuk rasa yang anarkisme merusak banyak fasilitas umum di Jakarta. Dari perhitungan Pemprov DKI, total kerugian mencapai Rp 80 miliar. Dari jumlah itu, kerugian yang paling besar ada pada PT Transportasi Jakarta (TJ), yakni mencapai Rp 41,6 miliar.
Nilai itu berdasar akumulasi dari kerusakan 22 halte TJ, baik halte bus rapid transit (BRT) maupun non-BRT. Terlebih, dari 22 halte itu, ada sebanyak enam halte yang dibakar dan dijarah.
Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza menuturkan, dari enam halte yang mengalami kebakaran, fokus utama mereka adalah layanan publik tetap berjalan normal. ’’Yang ringan, sudah mulai beroperasi 1 September secara fungsional, kerusakan sedang itu 3 September. Dan untuk yang kerusakan berat, mungkin kami butuh waktu kurang lebih seminggu,’’ terang Welfizon.
Salah satu halte yang kerusakannya berat, yakni Halte Senen. Untuk halte itu, PT TJ menjadwalkan operasional secara fungsional dilakukan pada Senin (8/9).
’’Seperti yang disampaikan pak gubernur, kami perbaikan agar (halte) Senen itu bisa berfungsi secara fungsional. Jadi sudah bisa orang turun naik di halte. Perbaikan tahap pertama memastikan layanan kita bisa berjalan kita lakukan perbaikan secara fungsional. Jadi, tetap di titik yang sama, tapi fungsional,’’ jelasnya.
Untuk perbaikan halte secara menyeluruh, Welfizon mengakui akan adanya keterlibatan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Utamanya, Halte Senen dan Polda Metro Jaya. Namun, untuk perbaikan itu masih perlu pertemuan pembahasan lebih lanjut. Sebab, perbaikan dua halte tersebut baru diputuskan pada Selasa (2/9). Setelah ada pembahasan dengan Kementerian PU, dia baru bisa merincikan perbaikan menyeluruh kerusakan dua halte yang cukup berat tersebut.
Berdasar data TJ, untuk memastikan mobilisasi masyarakat berjalan, sudah dioperasikan sebanyak 4.907 bus melayani 240 rute TJ dengan normal. Bus itu melayani BRT, Non-BRT, hingga Transjabodetabek.
’’TJ siap melayani perjalanan pelanggan dengan tarif Rp 1 hingga 7 September mendatang sesuai dengan yang ditetapkan Pemprov DKI,’’ tambah Kepala Departemen Humas dan CSR PT TJ Ayu Wardhani.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi