Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Gus Ipul Bertemu Teddy, Bahas Percepatan Distribusi Bantuan Sosial Pascabencana di Sumatra

Arief Indra Dwisetyadi • Rabu, 31 Desember 2025 | 09:12 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul, kiri) bertemu dengan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya di Kantor Sekretariat Kabinet, Rabu (24/12/2025).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul, kiri) bertemu dengan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya di Kantor Sekretariat Kabinet, Rabu (24/12/2025).

JawaPos.com — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bertemu dengan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto di Kantor Sekretariat Kabinet, Rabu (24/12/2025).
Pertemuan tersebut membahas penguatan perlindungan sosial dan penanganan lanjutan bagi masyarakat terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatera.

Dalam pertemuan itu, Gus Ipul menyampaikan berbagai skema bantuan sosial yang disiapkan pemerintah agar dapat diterima masyarakat secara cepat dan tepat sasaran. Salah satu fokus utama adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“BLT harus sampai ke masyarakat dengan cepat dan tepat. Ini arahan Presiden dan menjadi perhatian serius pemerintah,” ujar Gus Ipul usai mengikuti doa bersama anak-anak Sekolah Rakyat untuk Sumatera di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 13, Bekasi.

Ia menjelaskan, BLT yang disalurkan terdiri atas BLT reguler sebesar Rp 200.000 per bulan, serta BLT tambahan selama tiga bulan dengan total Rp 900.000. Bantuan itu akan menjangkau sekitar 35 juta kepala keluarga atau setara 120 juta jiwa.
Selain BLT, dalam kesempatan itu juga dibicarakan penyiapan bantuan khusus bagi masyarakat terdampak dan pengungsi di Sumatra. Setiap kepala keluarga terdampak menerima bantuan minimal Rp 8 juta, dengan rincian Rp 3 juta untuk kebutuhan isian rumah dan Rp 5 juta untuk pemulihan ekonomi keluarga.

Selain itu juga ada dukungan untuk lauk pauk atau bantuan jatah hidup (Jadup) yang besarannya masih dikoordinasikan dengan kementerian kesehatan. “Semuanya kita siapkan agar warga tidak hanya bertahan, tapi bisa segera bangkit kembali,” kata Gus Ipul.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Ipul juga melaporkan skema santunan bagi korban bencana, yakni Rp 15 juta untuk korban meninggal dunia dan Rp 5 juta untuk korban luka berat. Santunan tersebut akan disalurkan langsung oleh Kementerian Sosial berdasarkan data yang diverifikasi serta mendapat persetujuan dari bupati dan wali kota di daerah terdampak serta BNPB.

Menurut Gus Ipul, Sekretaris Kabinet saat ini juga mengoordinasikan dan menginventarisasi dukungan lintas kementerian dan lembaga agar penanganan bencana di Sumatera berjalan terpadu, terukur, dan berkelanjutan.

“Kami di Kemensos akan terus berkoordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah, memastikan seluruh bantuan berjalan akuntabel dan benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Gus Ipul. (*/oni)

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Teddy Indra Wijaya #presiden prabowo subianto #gus ipul #Menteri Sosial Saifullah Yusuf