JawaPos.com – Menjelang Lebaran, kawasan Pasar Tanah Abang kembali dipadati pengunjung yang berburu pakaian dan kebutuhan hari raya. Kondisi pasar yang sedang penuh dimanfaatkan oleh sejumlah pelaku kejahatan. Beberapa kasus pencopetan dilaporkan terjadi di tengah kerumunan pembeli.
Salah satu peristiwa yang viral di media sosial menunjukkan seorang pria diduga copet tertangkap oleh warga di area pasar. Kejadian itu terjadi saat kondisi pusat perbelanjaan sedang sangat padat oleh pengunjung yang sibuk mencari baju untuk Lebaran. Kerumunan warga seketika memusatkan perhatiannya pada pelaku yang aksinya diduga ketahuan oleh korban.
Dalam video amatir yang beredar, pelaku tampak diamankan oleh sejumlah orang di sekitar lokasi. Beberapa orang terlihat masih mencoba menahan massa agar tidak melakukan tindak main hakim sendiri. Namun, situasi juga sempat memanas lantaran banyak juga pengunjung yang emosi melihat terduga pelaku pencopetan tersebut.
Baca Juga: Ganjil Genap di Jakarta Ditiadakan Selama Libur Lebaran, Catat Tanggalnya
Peristiwa serupa juga terjadi dan ikut viral di media sosial. Kali ini, seorang wanita paruh baya yang diduga mencopet ponsel milik pengunjung di sebuah toko pakaian di Tanah Abang. Wanita tersebut pun tak luput dari menjadi sasaran kemarahan massa saat aksinya itu terbongkar.
Insiden pencopetan oleh ibu-ibu itu terjadi pada hari Sabtu, 14 Maret 2026, saat menjelang waktu maghrib. Ketika itu area pasar juga tengah sangat ramai oleh pengunjung yang belanja kebutuhan Lebaran. Ibu tersebut kemudian diamankan oleh karyawan toko sekitar lokasi serta beberapa orang pengunjung.
Sejumlah saksi menyebut bahwa korban pencopetan menyadari ponselnya hilang ketika berada di salah satu toko. Setelah dilakukan pengecekan, dugaan mengarah pada perempuan yang berada tak jauh dari korban dan dengan gerak-gerik mencurigakan. Terduga pelaku kemudian langsung diamankan oleh petugas keamanan setempat agar tidak terjadi keributan lebih lanjut.
Bahkan setelah diamankan oleh petugas, pelaku tetap tidak lolos dari amukan orang-orang sekitar. Dalam video yang beredar, terlihat masih banyak kerumunan yang mengelilingi pelaku ketika diamankan sembari meneriaki agar pelaku diadili. Tak jarang ada beberapa pengunjung yang sempat melampiaskan kekesalannya dengan mendorong maupun nerik rambut pelaku ketika sedang dibawa petugas.
Baca Juga: Sejarah Nastar, Kue Lebaran yang Selalu Hadir di Meja Tamu
Ramainya pengunjung pasar pada waktu menjelang Lebaran memang sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Banyaknya kasus pencopetan yang sudah terjadi harus dijadikan pembelajaran agar pengunjung kedepannya juga lebih berhati-hati. Dari pihak pasar juga perlu untuk menambah tingkat pengamanan pasar, terlebih pada saat-saat seperti sekarang.
Sebelum mengunjungi tempat ramai seperti Tanah Abang, ada baiknya agar masyarakat melakukan pencegahan dini. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain, membawa tas di bagian depan tubuh, bukan di samping atau di belakang seperti yang dilakukan sehari-hari. Selain itu, selama waktu berbelanja, simpan barang berharga seperti dompet dan handphone di tempat yang sulit dijangkau orang lain.
Dengan meningkatnya aktivitas belanja menuju hari raya, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menjaga barang bawaannya. Kerja sama antara pedagang dan petugas keamanan diperlakukan untuk menjaga situasi tetap aman. Akan tetapi, kewaspadaan juga perlu diterapkan oleh pengunjung agar aktivitas di Pasar Tanah Abang tetap bisa berjalan dengan menyenangkan, nyaman, dan aman
Editor : Bintang Pradewo