JawaPos.com – Taman Margasatwa Ragunan kembali membuka wahana wisata malam mereka setelah periode libur Lebaran 2026. Program ini mulai dibuka kembali pada Sabtu, 28 Maret 2026. Sejak saat itu, pengunjung masih terus berdatangan untuk menikmati pengalaman menjelajahi kebun binatang di malam hari.
Pembukaan kembali ini juga diikuti dengan perubahan hari dan jam operasional “Night at Ragunan Zoo”. Sebelumnya, program wisata malam ini hanya tersedia pada hari Sabtu, mulai pukul 18.00 – 22.00 WIB. Kini, kunjungan malam hari juga dibuka pada hari lain, kecuali hari Senin.
Jam operasional kunjungan malam juga mengalami sedikit perubahan. Selasa sampai Jumat, jam kunjungan malam dimulai pada pukul 17.00 dan berakhir pada 22.00 WIB. Sedangkan khusus hari Sabtu, Night at Ragunan Zoo dibuka pada pukul 18.00 hingga 21.00 WIB.
Baca Juga: Glodok, Wajah Chinatown di Jakarta yang Penuh Cerita dan Rasa
Biarpun terdapat penambahan jadwal buka, kunjungan malam akan tetap dibatasi. Hari Selasa hingga Jumat, pihak Ragunan hanya akan membuka untuk aktivitas olahraga, sedangkan wisata mengunjungi satwa nokturnal akan dibuka pada Sabtu malam. Ketetapan ini diberlakukan demi menjaga keamanan serta kenyamanan pengunjung dan satwa yang ada.
Kehadiran kembali night safari Ragunan kembali menyita perhatian masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Ramainya antusiasme warga sebanding dengan jumlah pengunjung yang datang. Hal ini menjadikan “Night at Ragunan Zoo” salah satu program unggulan yang dimiliki oleh Taman Margasatwa Ragunan (TMR).
Wisata malam ini menawarkan sejumlah pengalaman tak biasa yang menarik banyak wisatawan untuk datang. Salah satunya adalah kesempatan melihat satwa nokturnal secara langsung. Melalui kunjungan pada malam hari, pengunjung bisa melihat satwa-satwa tersebut aktif, sesuatu yang sulit untuk dilihat apabila berkunjung saat siang hari.
Baca Juga: Fenomena Langka, Sampah Antariksa Terbakar di Langit Indonesia
Pengunjung yang ingin mengunjungi satwa-satwa tersebut bisa melakukannya dengan menaiki buggy car. Kendaraan ini akan membawa pengunjung mengelilingi area satwa nokturnal melalui jalur khusus buggy car. Sayangnya, penyewaan kendaraan ini belum termasuk dalam layanan gratis yang disediakan, sehingga pengunjung perlu membayar lagi sejumlah Rp250.000 untuk menikmati layanan ini.
Namun, itu bukan berarti pengunjung hanya bisa menikmati wisata malam menggunakan kendaraan. Bagi pengunjung yang ingin datang untuk sekedar jalan-jalan atau dengan tujuan olahraga, bisa menempuh track khusus yang juga telah diatur. Track jogging tersebut mulai dari area loket, menuju jalur di sekitar gedung pusat informasi, hingga jalan mengelilingi danau yang menjadi spot favorit jogging.
Secara keseluruhan, Taman Margasatwa Ragunan merupakan pusat konservasi yang memiliki luas sekitar 140 hektar dengan banyak koleksi satwa. Selain sebagai tempat konservasi, kebun binatang ini juga berfungsi sebagai destinasi edukasi dan rekreasi. Program “Night at Ragunan Zoo” adalah salah satu bentuk pengembangan fungsi tersebut.
Wisata di malam hari ini menawarkan pengalaman baru, yaitu mengenal lebih dekat satwa nokturnal yang lebih aktif di malam hari. Selain itu, dengan membuka jalur khusus jogging, pengunjung yang datang bisa merasakan pengalaman berolahraga di sekeliling danau luas dengan suasana lebih tenang. Dengan adanya program “Night at Ragunan Zoo”, masyarakat jadi mempunyai pilihan alternatif menghabiskan malam minggu menyenangkan tapi tetap hemat.
Editor : Bintang Pradewo