Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan Olahraga

Aparat dan Warga Sepakat Ambil Langkah Ini Cegah Provokasi di Matraman dan Jalan Tambak

Ryandi Zahdomo • Selasa, 28 Juli 2026 | 18:31 WIB
Bentrokan maut terjadi di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7). (Istimewa)
Bentrokan maut terjadi di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (26/7). (Istimewa)
JawaPos.com - Usai bentrokan di Matraman dan Jalan Tambak, Jakarta Pusat, langkah preventif langsung diambil untuk menjaga kondusivitas lingkungan. Polres Metro Jakarta Pusat memprakarsai forum komunikasi bersama pemerintah daerah dan masyarakat Kelurahan Pegangsaan guna memperkuat komitmen keamanan wilayah.

Pertemuan dalam wadah Rapat Koordinasi Kewilayahan ini digelar di halaman Kantor Kelurahan Pegangsaan pada Senin (27/7) malam. Forum tersebut dihadiri sekitar 40 peserta, mencakup unsur pimpinan kecamatan, kelurahan, pengurus RT/RW, LMK, FKDM, hingga Karang Taruna.

Langkah Cooling System dan Respon Dinamika Sosial

Langkah merangkul seluruh elemen warga ini digagas langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung sebagai tindakan pencegahan dini atau cooling system.

"Pertemuan ini kami inisiasi sebagai bentuk cooling system agar seluruh elemen masyarakat duduk bersama, memperkuat silaturahmi, dan menyamakan komitmen menjaga situasi kamtibmas," kata Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung.

Reynold mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu yang belum tentu benar dan selalu mengedepankan musyawarah.

"Kami mengajak seluruh warga untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu apa pun, mengedepankan persaudaraan, serta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan," lanjutnya.

Imbauan Aktivitas Malam dan Deklarasi Damai

Sementara itu, Camat Menteng Silviana Fitri menyoroti pentingnya peran aktif tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam menjaga kerukunan antarwarga tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun status sosial.

Silviana juga mengimbau warga untuk lebih bijak dalam mengatur kegiatan di luar rumah pada malam hari guna meminimalkan potensi gesekan.

 

"Warga diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun ajakan yang berpotensi memecah belah. Kami juga mengimbau warga mengurangi aktivitas berkumpul tanpa kepentingan penting pada malam hari," ujar Camat Menteng Silviana Fitri.

Sebagai bentuk komitmen nyata, seluruh peserta yang hadir membacakan deklarasi sikap bertajuk "Tolak Permusuhan". Pernyataan bersama ini menjadi simbol ikrar warga Pegangsaan untuk menjaga persatuan dan menciptakan suasana lingkungan yang aman.

Pihak kepolisian memastikan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan warga akan terus ditingkatkan. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan potensi gangguan keamanan, kepolisian menyediakan layanan siaga melalui Call Center 110.

Editor : Bintang Pradewo
jalan tambak matraman aparat keributan di matraman