Dharma-Kun Jalani Tes Kesehatan di Hari Terakhir

Masria Pane • Dipublikasikan Senin, 2 September 2024 | 08:54 WIB
JADI SOROTAN: Pasangan Bacagub dan Bacawagub DKI Jakarta 2024 jalur independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto.  (YOGI WAHYU PRIYONO/JAWA POS)
JADI SOROTAN: Pasangan Bacagub dan Bacawagub DKI Jakarta 2024 jalur independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto. (YOGI WAHYU PRIYONO/JAWA POS)

JawaPos.com – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta, Dharma Pongrekun-Kun Wardana menjalani tes kesehatan di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, Minggu (1/9). Tes kesehatan itu merupakan salah satu syarat keduanya untuk bisa melanjutkan keikutsertaan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.

Pasangan yang maju lewat jalur independen tersebut merupakan pasangan calon terakhir gubernur-wakil gubernur DKI yang menjalani tes kesehatan. Untuk menjalani tes kesehatan, keduanya hadir bersamaan. Sebelum menjalani pemeriksaan, Dharma menyapa awak media. Dia juga meminta maaf kepada tenaga medis RSUD Tarakan karena harus mengganggu waktu libur.

’’Kami minta maaf waktu libur harus terganggu karena kehadiran kami. Apa pun hasilnya kami serahkan ke tangan Tuhan yang maha kuasa,’’ kata Dharma.

Dia menyebutkan, kehadirannya menjalani pemeriksaan di sana karena patuh terhadap perintah yang disampaikan. ’’Suruh puasa kami puasa. Dan kebetulan saya sudah terbiasa makan sekali sehari, jadi kalau disuruh puasa dua hari pun nggak ada masalah,’’ ujarnya.

Untuk menjalani pemeriksaan itu, dia mengaku deg-degan. Menurut dia, hal itu adalah wajar dialami setiap orang. ’’Selama kita masih deg-degan, berarti kita masih hidup,’’ imbuhnya.

Meski begitu, dia mengaku tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari pemeriksaan kesehatan tersebut. Sebab, pekan lalu, dia juga sudah menjalani tes kesehatan di Fatmawati. ’’Terakhir, tesnya itu di Fatmawati, minggu lalu. Untuk ini (pencalonan gubernur, Red),’’ katanya.

Terkait persiapan khususnya untuk pemeriksaan itu, dia hanya menyebutkan istirahat dan minum air yang cukup. ’’Nggak usah (olahraga), kapan mau olahraganya, kemarin ada acara. Tidak selamanya olahraga menjadi baik, kalau tidak tepat waktu. Yang penting jangan terlalu banyak makan, banyak minum air putih,’’ tambahnya.

Kun Wardana menambahkan, dirinya sudah terbiasa menerapkan pola hidup sehat. Yakni, dengan makan porsi yang baik dan olah raga setiap hari. ’’Sehingga tidak ada persiapan khusus untuk hari ini,’’ katanya.

Berbeda dengan Dharma, Kun mengaku biasa saja dalam menjalani pemeriksaan tersebut. ’’Nggak, deg-degan, biasa saja. Saya biasanya cek darah sebulan sekali,’’ katanya. Jadi, dia tidak terlalu khawatir akan hasil tes darahnya. 

Editor : Arief Indra Dwisetyadi