Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Cegah Banjir, DPUPR Kota Depok Tambah Tiga Titik Bak Kontrol hingga Normalisasi Kali Cabang Timur   

Febry Ferdian • Minggu, 26 Oktober 2025 | 18:29 WIB

Petugas PUPR Kota Depok mengerjakan penambahan bak di kawasan Kali Cabang Timur, Kota Depok.
Petugas PUPR Kota Depok mengerjakan penambahan bak di kawasan Kali Cabang Timur, Kota Depok.
         

JawaPos.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok menambah tiga titik bak kontrol di sepanjang aliran Kali Cabang Timur. Langkah ini diambil untuk mempermudah Satuan Tugas (Satgas) dalam melakukan normalisasi sekaligus mengantisipasi banjir yang kerap terjadi di kawasan Jalan Margonda.

Kepala DPUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty, mengatakan tiga titik tambahan tersebut berada di depan Depok Town Square (Detos), showroom Suzuki, dan Apartemen Mahata. Ketiganya berada di lintasan aliran Kali Cabang Timur yang kerap menjadi titik rawan penumpukan sampah.

’’Setelah dilakukan evaluasi, kami putuskan menambah tiga titik bak kontrol karena sering terjadi penumpukan sampah yang menyebabkan air meluap hingga ke jalan,” ujarnya. 

Citra menjelaskan, proses pembuatan bak kontrol baru membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari, karena tahapan pekerjaan yang cukup kompleks. ’’Beton yang menutupi kali harus dibongkar terlebih dahulu, kemudian dirapikan dan ditutup kembali menggunakan jaring besi. Estimasi pengerjaannya sekitar dua sampai tiga hari,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Kota Depok, Rizwannur Rahim, menuturkan, pihaknya juga telah memasang jaring sampah di beberapa titik untuk mencegah sampah terbawa ke hilir, salah satunya di kawasan Pasar Kemiri Muka.

’’Sudah kami pasang jaring sampah, tetapi memang masih ada sebagian yang terbawa dan nyangkut di Kali Cabang Timur,” ungkapnya.

Menurut Rizwannur, keberadaan bak kontrol tidak hanya berfungsi untuk memantau volume sampah, tetapi juga mempermudah Satgas dalam proses normalisasi saluran. ’’Dengan adanya bak kontrol baru, diharapkan semakin banyak titik yang bisa dinormalisasi secara bersamaan sehingga air tidak meluap ke jalan,” terangnya.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke kali karena dapat memicu banjir dan merugikan banyak pihak.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#dinas pekerjaan umum dan penataan ruang