Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan Olahraga

Gubernur DKI Luncurkan Program Pemutihan Ijazah, Kegiatan Edutrip untuk Siswa Penerima KJP Plus    

Masria Pane • Kamis, 21 Agustus 2025 | 21:02 WIB

: Gubernur DKI Pramono Anung ikut membantu proses pemutihan ijazah bagi siswa yang belum ditebus di SMA Islam Said Naum kemarin (21/8).
: Gubernur DKI Pramono Anung ikut membantu proses pemutihan ijazah bagi siswa yang belum ditebus di SMA Islam Said Naum kemarin (21/8).
       

JawaPos.com – Ada belasan ribu ijazah di sekolah-sekolah Jakarta yang belum ditebus hingga awal 2025. Utamanya, ijazah di sekolah swasta. Gubernur DKI Pramono Anung ingin menyelesaikan permasalahan anak-anak kurang mampu itu dengan program pemutihan ijazah.

Pramono menargetkan, tahun ini ada sebanyak 6.652 ijazah yang ditebus melalui program tersebut. ’’Untuk tahap empat tahun 2025 ini, ada sebanyak 1.897 ijazah dengan nilai anggaran Rp 7,698 miliar yang akan dibagikan,’’ ujar Pramono di SMA Islam Said Naum, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (21/8).

Pemutihan ijazah tahap empat itu akan dibagi beberapa gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan kemarin (21/8), kepada 774 peserta didik dengan nilai bantuan sebesar Rp 3,619 miliar. Secara keseluruhan, sejak tahap I hingga IV, bantuan yang sudah tersalurkan mencapai Rp 12,037 miliar untuk 3.212 peserta didik.

’’Ini bukan sekadar acara formal. Saya pribadi menunggu momen ini karena ingin menyelesaikan persoalan pemutihan ijazah dan memperluas wawasan anak-anak Jakarta melalui fasilitas pendidikan yang kita miliki,’’ tambah Pramono.

Memang, dalam kesempatan itu, selain menyerahkan ijazah yang sudah ditebus, Pramono juga melepas kegiatan edutrip untuk 1.102 siswa penerima kartu Jakarta pintar (KJP) plus DKI. Kegiatan ini melibatkan siswa dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK negeri.

Penebusan ijazah dan keberangkatan peserta didik itu difasilitasi bus sekolah, hasil kerja sama dengan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta. Rangkaian kunjungan edutrip dilakukan ke Museum Sejarah Jakarta, Museum MH. Thamrin, Museum Joang ’45, Museum Wayang, Museum Tekstil, Museum Bahari, Museum Seni dan Keramik, serta Perpustakaan H. B. Yasin.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Pendidikan DKI Nahdiana menuturkan, kegiatan edutrip bertujuan memberikan pengalaman belajar kontekstual. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan suasana belajar di ruang kelas dengan fasilitas yang dimiliki Pemprov DKI. ''Peserta diberangkatkan dari delapan titik kecamatan dengan bus sekolah, dan dibimbing juga oleh 45 siswa SMKN 27 jurusan Usaha Layanan Wisata,'' terangnya.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
Gubernur DKI Pramono Anung