Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Jalankan Instruksi Menteri PU, HKI Siap Buka Jalan Lembah Anai 24 Jam untuk Lebaran

Ilham Dwi Ridlo Wancoko • Kamis, 29 Januari 2026 | 09:31 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau penanganan bencana di Lembah Anai, Bukittinggi, Sumbar.
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau penanganan bencana di Lembah Anai, Bukittinggi, Sumbar.

JawaPos.com — Hutama Karya Infrastruktur (HKI) tengah mengerjakan sejumlah proyek strategis di Sumatera Barat, termasuk penanganan bencana di Lembah Anai dan Malalak, serta pembangunan Jalan Tol Padang–Sicincin.

Untuk arus mudik lebaran 2026, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan pembukaan jalan Lembah Anai selama 24 jam untuk mendukung arus mudik Lebaran 2026.

Photo
Photo

Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan jalan di Lembah Anai membuat jalan dibuka tutup dan untuk Malalak ini masih fungsional. Namun, karena sebentar lagi Ramadan yang membuat aktivitas meningkat karena arus mudik, maka jalan terdampak bencana ini harus dibuka. Setidaknya selama H-7 Lebaran hingga H + 7 Lebaran "Jalan di Lembah Anai ini akan dibuka full 24 jam untuk masyarakat," tegasnya.

Di samping itu, lanjutnya, pembangunan di Lembah Anai dan Malalak juga harus permanen. Untuk pembangunan jembatan permanen ada di Malalak. Sedangkan pembangunan jalan berada di Lembah Anai.

HKI Bangun Empat Jembatan Permanen di Malalak

Direktur Operasi III HKI, Aditya Novendra Jaya, menjelaskan bahwa proyek HKI di Sumatera Barat meliputi beberapa pekerjaan utama. Pertama, penanganan bencana di kawasan Lembah Anai dan Malalak. Selain itu, terdapat proyek Sitinjau Lauik serta pembangunan Jalan Tol Padang–Sicincin yang saat ini terus berjalan.

“Untuk proyek penanganan bencana, tentu dibatasi oleh waktu karena harus segera selesai agar bisa  dimanfaatkan oleh masyarakat. Waktu pengerjaannya sekitar satu tahun,” ujarnya saat meninjau lokasi bersama Menteri Pekerjaan Umum.

Khusus di kawasan Malalak, sesuai arahan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, penanganan dilakukan secara permanen. HKI akan membangun empat jembatan permanan yang dikerjakan. Selain itu, dilakukan penanganan lereng dengan metode soil nailing (penguatan tanah) dan shotcrete (beton semprot), serta pemasangan bronjong dan sheet pile.

Baca Juga: Menteri PU Pantau Penanganan Bencana di Sumbar, Jembatan Bailey Selesai, Siswa Tak Perlu Lagi Masuk Sungai

“Target penyelesaian penanganan di Malalak adalah Juli 2026. Namun, untuk menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini sesuai instruksi Menteri PU, ruas jalan yang sebelumnya terputus akan disambungkan sehingga sudah bisa dilewati kendaraan dua arah,” jelasnya.

Sedangkan, di Lembah Anai, HKI menargetkan pembukaan jalan secara penuh dua arah selama 24 jam selama Ramadan. Saat ini masih diberlakukan sistem buka-tutup jalan karena keterbatasan ruang kerja dan kebutuhan penempatan alat berat.

“Kami mohon kesabaran masyarakat Sumatera Barat. Pekerjaan ini cukup padat dan kondisi cuaca menjadi tantangan, namun sudah kami perhitungkan. Dengan kondisi cuaca saat ini, kami optimistis pekerjaan bisa selesai sesuai target pada Juli 2026,” ujarnya.

Untuk meningkatkan keselamatan kerja di kawasan rawan bencana, HKI juga menerapkan teknologi early warning system. Sistem ini akan memberikan peringatan dini melalui alarm dan notifikasi ke ponsel jika terjadi peningkatan debit air dari hulu.

“Golden time dari aliran air pertama di atas hingga sampai ke lokasi kerja sekitar 20 sampai 30 menit. Waktu ini kami manfaatkan untuk menyelamatkan alat berat dan memastikan keselamatan pekerja,” ujarnya.

Terkait ketahanan infrastruktur di Lembah Anai yang dikenal rawan bencana, Aditya menegaskan bahwa desain penanganan telah disesuaikan dengan analisis curah hujan periode ulang 100 tahun.

“Artinya, jika terjadi bencana atau galodo sesuai dengan parameter desain tersebut, seharusnya tidak ada masalah. Infrastruktur yang kami bangun dirancang untuk lebih tahan terhadap terpaan alam,” tegasnya.(idr/oni)

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#Hutama Karya Infrastruktur #Dody Hanggodo #kementerian pu