JawaPos.com – Angka obesitas di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menunjukkan tren mengkhawatirkan. Selama periode Januari hingga Juni 2025, lebih dari 100 ribu warga terdeteksi mengalami obesitas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar mengungkapkan, dari hasil skrining terhadap 612.249 orang, sebanyak 108.368 orang dinyatakan obesitas. Angka tersebut setara 17,7 persen dari total yang diperiksa.
''Skrining dilakukan melalui puskesmas, posyandu, serta komunitas,'' ungkap Allin, Rabu (30/7).
Dia menjelaskan, mayoritas penderita obesitas berada pada rentang usia 40 hingga 59 tahun. Angka itu menjadi perhatian serius bagi Dinkes Tangsel. Guna menekan angka obesitas, dinkes telah mengambil sejumlah langkah strategis. Mulai dari penggalangan komitmen lintas sektor dalam deteksi dini, hingga peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader posyandu.
"Kami juga lakukan pengendalian lewat kegiatan prolanis seperti senam bersama, serta pemantauan kasus lewat program bina wilayah dan Ngider Sehat," terang Allin.
Selain itu, edukasi mengenai pola makan sehat, aktivitas fisik rutin, dan deteksi penyakit tidak menular (PTM) terus digencarkan agar warga lebih peduli terhadap kesehatannya. ''Upaya ini harus dilakukan secara berkelanjutan,'' tegasnya.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi