Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan

Dorong Realisasi 27 Ribu Peluang Kerja di Turki, Wamen P2MI Bahas Penempatan Pekerja Migran

Yogi Wahyu Priyono • Kamis, 30 Oktober 2025 | 11:46 WIB

Wakil Menteri P2MI Christina Aryani menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh dari pemerintahan Turki.
Wakil Menteri P2MI Christina Aryani menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh dari pemerintahan Turki.


JawaPos.com - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani mengungkapkan, ada total 27.845 peluang kerja untuk pekerja migran Indonesia di Turki pada 2026 yang perlu digarap serius dan direalisasikan.

Dia mengatakan, peluang itu merupakan hasil verifikasi dan tindak lanjut kerja sama antara Kementerian P2MI dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ankara pada 27 Oktober 2025.

"Pertemuan kami di KBRI Ankara ini menindaklanjuti pembahasan pada Juli lalu dan hasilnya positif. Ada 16.415 peluang kerja yang telah diverifikasi oleh Bapak Duta Besar dan tim KBRI, serta 11.430 peluang lainnya sedang berproses. Jadi total ada 27.845 peluang kerja di Turki untuk tahun 2026 yang perlu kita garap serius agar bisa terealisasi," ungkapnya, Rabu (29/10).

Selain pertemuan dengan Dubes Indonesia di Ankara, Achmad Rizal Purnama, Wamen Christina melakukan pertemuan dengan Deputy Minister of Labour and Social Security atau Wakil Menteri Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Republik Turki. 

Tujuannya, membahas kolaborasi dan kerja sama di bidang ketenagakerjaan, khususnya penempatan pekerja migran Indonesia. ’’Turki merupakan salah satu destinasi potensial untuk pekerja migran Indonesia, terutama di sektor hospitality. Selain itu, masih ada peluang lain di sektor manufaktur yang dapat dijajaki. Namun tentu dibutuhkan kesiapan, termasuk proses sertifikasi dan uji kompetensi teknis," jelas politisi Partai Golkar ini.

Apalagi, lanjut Christina, Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian khusus pada Turkiye, yang dibuktikan dengan intensitas kunjungan kenegaraan beliau yang dibalas Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdoğan yang juga telah berkunjung ke Indonesia. Sehingga, Turki memang memiliki tempat khusus dalam hubungan kedua negara.

Editor : Arief Indra Dwisetyadi
#pekerja migran indonesia #P2MI