JawaPos.com – Wacana Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia(KP2MI)/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Abdul Kadir Karding soal penyediaan rumah subsidi untuk pekerja migran bukan isapan jempol.
Kamis (8/5) Menteri Karding mendatangi langsung launching rumah subsidi untuk pekerja migran di Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Karding mengatakan, rumah subsidi merupakan program dari Presiden Prabowo Subianto. Setiap menteri diminta untuk memperhatikan rakyat kelas bawah atau miskin.
’’Ini adalah momen yang sangat bersejarah kalau menurut saya. Di mana baru pertama ini ada kebijakan penyediaan rumah bersubsidi bagi pekerja migran Indonesia. Tentu hal ini terjadi yang pertama karena memang ini melanjutkan atau melaksanakan perintah Presiden Prabowo untuk kita semua, para menteri dan para pejabat ini,’’ terang Karding.
Dikatakan Karding, Presiden Prabowo memiliki program 3 juta rumah subsidi. ’’Program ini baru dicanangkan tidak lebih dari satu bulan yang lalu itu bisa terlaksana dengan baik pada hari ini. Kita siapkan 100 rumah bersubsidi,’’ kata Karding.
Karding menyebut, kementerian yang dipimpinnya mendapat kuota sebanyak 20 ribu rumah subsidi untuk pekerja migran. Jumlah tersebut tersebar di Jawa, Lampung, NTB, NTT, Banten, dan Jakarta. Program ini tentunya bekerja sama dengan BPS, BNI, dan BP Tapera, dan PKP. ’’Alhamdulillah antusiasme sangat tinggi. Bahkan ada pekerja migran yang kesal karena ngga ikutan saat zoom,’’ ujarnya.
Program rumah subsidi ini dimanfaatkan oleh Nurlia, 32, warga Pusaka Negara, Subang. Nurlia yang sebelumnya kesulitan untuk mengajukan cicilan rumah kini bisa tersenyum lebar. Ia langsung menyiapkan berkas untuk mengajukan rumah subsidi melalui Kementerian Pelindungan Pekerjaan Migran Indonesia. ’’Alhamdulillah dalam satu minggu sudah beres. Sekarang tinggal bayar angsuran per bulan Rp 1,3 juta selama 15 tahun ke depan,’’ kata Nurlia.
Nurlia mengaku dalam waktu dekat akan berangkat ke Jepang pada bulan Juli mendatang. Nantinya, rumah akan ditempati oleh orang tuanya mengingat statusnya yang belum berkeluarga. Tak lupa ia mengucapkan banyak terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas program rumah bersubsidi. ’’Terima kasih bapak Presiden Prabowo Subianto. Poses pengambilan rumah ini sangat mudah, yakni KTP, KK, NPWP,’’ paparnya.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi