Aglomerasi Metropolitan Politik Pemerintahan Olahraga

Bupati Serang Turun Tangan Atasi Maraknya Calo Tenaga Kerja di Kawasan Industri

Susilo. • Selasa, 10 Juni 2025 | 14:19 WIB

CEK LAPANGAN: BupatI Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengecek langsung laporan praktik percaloan tenaga kerja di kawasan industri Serang, Banten, Senin (9/6/2025). (WADDE/JAWA POS)
CEK LAPANGAN: BupatI Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengecek langsung laporan praktik percaloan tenaga kerja di kawasan industri Serang, Banten, Senin (9/6/2025). (WADDE/JAWA POS)

JawaPos.com-Maraknya praktik percaloan tenaga kerja di kawasan industri Serang Timur mendapat perhatian serius Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah.

Orang nomor satu di Kabupaten Serang itu turun langsung ke lapangan guna menyelesaikan persoalan yang meresahkan masyarakat pencari kerja, khususnya di sekitar perusahaan besar seperti PT Nikomas Gemilang pada Senin pagi (10/6/25).

PT Nikomas Gemilang, sebagai salah satu perusahaan padat karya terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara, menjadi sorotan lantaran banyaknya keluhan dari calon tenaga kerja yang diduga menjadi korban percaloan.

Mereka mengaku dimintai sejumlah uang oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk bisa masuk bekerja di perusahaan tersebut. "Praktik calo ini tidak bisa dibiarkan. Ini menyangkut keadilan dan hak dasar masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan secara layak tanpa diperas oleh calo," kata Ratu Rachmatuzakiyah usai melakukan kunjungan kerja ke kawasan industri tersebut pada Senin (9/6/2025).

Pemkab Serang, lanjut Rachmatuzakiyah, akan berkoordinasi dengan pihak perusahaan, kepolisian, dan dinas tenaga kerja untuk membentuk satuan tugas pengawasan perekrutan tenaga kerja. Ia juga meminta perusahaan-perusahaan di wilayah tersebut lebih transparan dan terbuka dalam proses rekrutmen, serta menyediakan jalur informasi resmi bagi para pencari kerja.

Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan pekerjaan dengan imbalan uang. “Laporkan segera jika menemukan praktik percaloan,” ujarnya.

Editor : Susilo.
Sumber : Jawa Pos
kabupaten serang kawasan industri Banten percaloan tenaga kerja