JawaPos.com - Andriyono, Kepala Regu Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Sektor Cipayung yang gugur saat menjalankan tugas, mendapatkan penghargaan dari Pemprov DKI Jakarta.
Pemprov memberikan penghormatan terakhir dan santunan bagi keluarga almarhum di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/8).
Mewakili Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Uus Kuswanto menyaksikan langsung penyerahan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Hari Tua (JHT) dari PT Taspen.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga menganugerahkan penghargaan anumerta berupa kenaikan pangkat luar biasa bagi almarhum.
Baca Juga: Polisi Dalami Motif Penyiksaan Pekerja Bank Keliling di Panongan Tangerang
Dalam kesempatan tersebut, PT Taspen menyerahkan santunan JKK dan JHT senilai Rp 344.161.500 kepada ahli waris almarhum.
Sementara itu, penganugerahan kenaikan pangkat luar biasa diberikan dari Penata Muda Tingkat I (III/a) menjadi Penata (III/b).
"Melalui penghargaan ini, kami ingin memberikan penghormatan atas dedikasi almarhum selama mengabdi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Kami juga akan memenuhi hak-hak lainnya sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Uus, Senin (3/8).
Sekda Uus turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas berpulangnya sosok aparatur sipil negara (ASN) yang dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam melindungi masyarakat tersebut.
"Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Insyaallah almarhum merupakan orang yang terbaik dan ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT," tuturnya.
Baca Juga: Perkuat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI, Livin' Mandiri Berbagi Kembali Hadir untuk Pekerja Rentan
Komitmen Pendampingan Keluarga Andriyono
Uus menegaskan bahwa jajaran Dinas Gulkarmat merupakan garda terdepan penanganan musibah di Jakarta, yang selalu menjadi teladan atas kecepatan dan keberaniannya.
Karena itu, kepergian almarhum Andriyono menjadi duka mendalam bagi seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta.
Guna memastikan kesejahteraan keluarga yang ditinggalkan, ia menginstruksikan Dinas Gulkarmat untuk terus memberikan perhatian berkelanjutan. Termasuk dalam hal pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anak almarhum.
"Saya meminta jajaran Dinas Gulkarmat terus memberikan perhatian kepada keluarga almarhum. Selain santunan yang telah diberikan, Pemprov DKI Jakarta juga akan memberikan dukungan sesuai aturan dan kewenangan yang dimiliki. Keluarga almarhum merupakan bagian dari keluarga besar Pemprov DKI Jakarta yang harus terus kita perhatikan," kata Uus.
Imbauan Kewaspadaan Kebakaran di Musim Kemarau
Peristiwa duka yang menimpa Andriyono sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat, terutama saat Jakarta memasuki musim kemarau.
Baca Juga: Komandan Regu Damkar Cipayung Meninggal di Tengah Tugas Pemadaman Kebakaran
Uus mengimbau seluruh warga agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas, khususnya dalam mengelola sampah dan hal-hal lain yang berpotensi memicu timbulnya api.
"Peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bagi kita semua. Saat ini kita memasuki musim kemarau. Karena itu, saya mengimbau seluruh warga Jakarta agar lebih berhati-hati. Jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan musibah yang lebih besar. Dengan meningkatkan kewaspadaan, kita berharap kejadian seperti di Cipayung tidak terulang kembali," imbuhnya.
Editor : Bayu Putra