JawaPos.com – Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2025 resmi dibuka di Mal Gandaria City, Jakarta Selatan, Rabu (4/6) hingga Minggu (8/6). Kegiatan itu dibuka oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Ricky Perdana Gozali dan Wakil Gubernur DKI Rano Karno.
Ricky menuturkan, kegiatan JKF tersebut merupakan bentuk konsistensi dan partisipasi aktif Bank Indonesia dalam pengembangan ekonomi di wilayah DKI Jakarta. Terlebih, kontribusi ekonomi kreatif Jakarta terhadap nasional cukup besar. Yakni, sekitar 20 persen dari PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia.
’’Kegiatan ini merupakan salah satu upaya memperkuat daya saing Jakarta sebagai Kota Global. Makanya, melalui kegiatan ini, kami juga mengajak semua unsur masyarakat untuk senantiasa berbagi inovasi, mengeksplorasi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi potensial serta memberdayakan berbagai modalitas yang dimiliki Jakarta,’’ terangnya.
Sehingga, melalui kegiatan itu, secara bersama-sama berbagi potensi Jakarta yang membedakan dari daerah lain. ’’Beberapa potensi Jakarta di antaranya populasi yang dinamis dan produktif, infrastruktur modern yang memadai dan inisiatif keberlanjutan, serta transformasi teknologi yang terbilang tinggi,’’ ujarnya.
Karena itu, ada tiga program unggulan yang dilaksanakan dalam JKF Tahun 2025. Pertama, peningkatan kapasitas pemasaran dan pembiayaan UMKM. Lalu, peningkatan digitalisasi sistem pembayaran yang aman dan andal, serta pengendalian inflasi dalam bentuk showcase festival produk bahan pangan olahan; talkshow; cooking challenge; hingga demo masak bahan pangan olahan.
Wakil Gubernur DKI Rano Karno menuturkan, sebagai episentrum aktivitas ekonomi, pusat bisnis dan perdagangan serta pusat pemerintahan, pertumbuhan ekonomi Jakarta terus memainkan peran vital dalam mendorong kemajuan ekonomi nasional. Di tengah berbagai gejolak perekonomian global, ekonomi Jakarta mencatatkan performa positif dengan tumbuh 4,95 persen (yoy) pada triwulan I 2025, lebih tinggi dibandingkan nasional 4,87 (yoy).
’’Hal ini tidak terlepas dari peran UMKM yang sangat penting. Karena itu, Pemprov DKI berkomitmen kuat mengembangkan UMKM di Jakarta. Termasuk penyelenggaraan JKF ini juga upaya mendukung pengembangan UMKM,’’ kata Rano.
Rano berharap, kegiatan JKF itu tidak hanya memperkuat produk lokal, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong transformasi sistem pembayaran digital yang efisien dan aman. ’’Kami berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta guna melahirkan lebih banyak pelaku UMKM yang mampu merespons tantangan melalui pendekatan inovatif dan kolaboratif,” katanya.
Hal ini juga merupakan bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang inklusif, aman, dan nyaman bagi semua warganya.
Editor : Arief Indra Dwisetyadi